Satu Perangkat. Tiga Fungsi. Nol Komponen Bergerak.
Solusi terintegrasi aerasi, CO₂ stripping, dan flash mixing koagulan dalam satu unit — dirancang khusus untuk PDAM dan pengelola IPA di seluruh Indonesia. Sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023.
IPA di Indonesia menghadapi tekanan ganda: standar kualitas air semakin ketat, sementara biaya operasional terus meningkat. EPC hadir sebagai jawaban.
Air gambut dan sungai dengan warna 200–1.500 TCU jauh melampaui baku mutu <15 TCU Permenkes 2/2023.
Air tanah dengan Fe 5–15 mg/L menyebabkan warna kuning-coklat dan melebihi ambang baku 0,3 mg/L.
Oksidasi Mn sangat lambat pada pH normal — membutuhkan sistem khusus yang mahal dan kompleks.
Flash mixing yang tidak optimal membuang koagulan — OPEX bahan kimia dan energi terus membengkak.
Motor, bearing, dan impeler aerator mekanis menyebabkan downtime 2–4 kali/bulan dan biaya spare parts besar.
EPC mengintegrasikan tiga proses utama pengolahan air secara simultan — berbasis prinsip Bernoulli dan Venturi, tanpa komponen bergerak, tanpa listrik tambahan.
Air bertekanan melewati nozzle konvergen, menciptakan turbulensi ekstrem yang memecah udara menjadi gelembung mikro 0,1–12 mm. SAE terukur 1,5–2,5 kg O₂/kWh.
Turbulensi mendorong transfer CO₂ dari air ke udara, menaikkan pH secara alami 0,5–1,5 unit — mengurangi kebutuhan kapur hingga 60–80%.
Velocity Gradient G = 500–1.500 s¹ memastikan distribusi koagulan merata ke seluruh volume air dalam <0,5 detik — lebih efisien dari mixer mekanis manapun.
DO tinggi mengoksidasi Fe²♠ menjadi Fe³♠ untuk diendapkan. Sistem hibrida EPC + media katalitik menyisihkan Mn hingga 90–99%.
Data kinerja terverifikasi dari berbagai kondisi air baku di Indonesia — dari IPA air tanah hingga air gambut asam ekstrem.
Memanfaatkan energi pompa distribusi existing — biaya listrik operasional tambahan Rp 0/bulan.
Tidak ada motor, bearing, atau impeler yang bisa rusak. Operasional 24/7 tanpa gangguan tak terduga.
Total Life Cycle Cost 10 tahun 30–60% lebih rendah dibanding aerator mekanis konvensional.
Mudah memenuhi standar kualitas air minum Permenkes No. 2 Tahun 2023 secara konsisten.
Perbandingan objektif berdasarkan literatur teknis internasional dan data kinerja lapangan dari IPA di Indonesia.
| Kriteria | EPC (Ejektor) | Aerator Mekanis | Diffuser Membran |
|---|---|---|---|
| Komponen bergerak | Tidak ada | Ada (motor, impeler) | Ada (blower) |
| SAE (kg O₂/kWh) | 1,5 – 2,5 | 1,0 – 2,0 | 1,2 – 2,0 |
| Flash mixing koagulan | Terintegrasi (G >500 s⁻¹) | Terbatas | Tidak ada |
| CO₂ stripping | Tinggi | Menengah | Rendah |
| Biaya energi/tahun | Rp 0 (pompa existing) | Tinggi (motor 0,5–2 kW) | Tinggi (blower 1–5 kW) |
| Biaya maintenance/tahun | Hampir nol | Tinggi (spare parts) | Menengah (ganti membran) |
| Umur pakai | 15 – 25+ tahun (SS316L) | 8 – 15 tahun | 10 – 15 tahun |
| Total OPEX/tahun (relatif) | 0,4 – 0,6× (terbaik) | 1,3 – 1,8× | 1,2 – 1,6× |
Rekam jejak kinerja EPC pada tipologi sumber air yang umum dijumpai PDAM di seluruh Indonesia.
EPC dirancang mengikuti standar ASCE/EWRI 2-06 dan ASME PTC 24 dengan material pilihan untuk umur pakai maksimal di lingkungan air korosif.
| Parameter | Nilai / Spesifikasi | Keterangan |
|---|---|---|
| Tekanan operasi (motive) | 1,5 – 5 bar (gauge) | Optimal 2–3 bar; memanfaatkan pompa existing |
| SAE (Efisiensi Aerasi) | 1,5 – 2,5 kg O₂/kWh | Diukur mengikuti standar ASCE/EWRI 2-06 |
| Velocity Gradient (G) | 500 – 1.500 s⁻¹ | Nilai rata-rata zona pencampuran; optimal untuk koagulasi |
| DO produksi | 6,0 – 8,0 mg/L | Target >5 mg/L untuk penyisihan Mn dengan media katalitik |
| Material konstruksi | SS316L / HDPE / PVC-Sch80 | SS316L untuk air korosif; umur pakai >20 tahun |
| Penyisihan Fe (setelah filtrasi) | < 0,2 mg/L dari 5–15 mg/L | Sesuai baku mutu Permenkes 2/2023 (<0,3 mg/L) |
| Penyisihan Mn (sistem hibrida) | 90 – 99% | Memerlukan media katalitik (Greensand/Birm) |
| Orientasi pemasangan | Inline horizontal / vertikal upflow | Dry-mount; mudah diinspeksi dan dipelihara |
| Umur pakai | 15 – 25+ tahun | Bergantung material dan kondisi air baku |
EPC telah diaplikasikan pada berbagai kondisi sumber air dan skala instalasi di Indonesia.
Penyisihan besi dan mangan tinggi dari sumur dalam — masalah paling umum PDAM di daerah.
Flash mixing optimal mengurangi dosis koagulan 15–25% pada air sungai turbiditas tinggi dan variabel.
Penyisihan warna >97% dan CO₂ stripping untuk menaikkan pH secara alami dari 3,5–5,5.
Pre-treatment inline sebelum DAF untuk air proses industri CPO dan makanan-minuman.
Kompak, tanpa listrik tambahan — ideal untuk sistem paket di daerah terpencil dengan SDM terbatas.
Konsultasikan kondisi air baku IPA Anda dengan tim teknis kami. Kami siap menyiapkan analisis teknis, rekomendasi jar test, dan proposal yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik PDAM Anda.